Langsung ke penerjemah

BUP 0.4  ·  40 unit bunyi

Bahasa buatan,
dibikin untuk senang-senang.

BUP bukan sandi dan bukan proyek serius. Ini bahasa yang dirakit dari empat puluh bunyi, dengan tata bahasa yang cukup rapi sampai komputer bisa menghitungnya — lalu dipakai untuk bercanda, bikin nama grup, dan pelan-pelan menumbuhkan budaya kecil milik sendiri.

Indonesia aku cinta kamu
BUP bip-bip
satu unit saja

Penerjemah

Dua arah. Kata yang belum ada di kamus dibentuk sendiri oleh sistem — tidak pernah gagal, dan bentuknya disimpan supaya selamanya sama.

Ctrl+Enter

Kenapa bahasa ini ada

Jawaban jujurnya: tidak ada alasan penting. Justru itu bagusnya.

Buat senang-senang

Menyusun bahasa itu teka-teki yang menyenangkan. Berapa pendek satu kalimat bisa jadi? Bagaimana caranya tetap bisa dibaca balik? BUP adalah jawaban dari main-main itu, bukan dari kebutuhan.

Buat bercanda

bip-bip artinya "aku cinta kamu" — satu unit. Ada 37 idiom untuk sapaan, basa-basi, dan gerutu. Bahasa yang bisa dipakai melempar lelucon yang cuma dimengerti orang dalam.

Buat menumbuhkan budaya

Bahasa milik bersama menumbuhkan kelompok. Kata baru boleh dicetak siapa saja, statusnya eksperimental dulu, dan baru jadi resmi kalau disahkan. Kamusnya tumbuh dari yang memakainya.

Yang membedakan BUP dari sandi: ini bukan huruf Indonesia yang ditukar-tukar. Ada fonologi, morfologi, tata bahasa, dan kamus berkode semantik. Indonesia → BUP → Indonesia harus kembali dengan makna yang sama — dan itu diuji, bukan diharapkan.

Cara kerjanya

Empat puluh bunyi, empat aturan, dan satu janji: selalu bisa dibaca balik.

  1. 01

    Empat puluh unit bunyi

    Onset b untuk kata isi, p untuk kata tugas. Vokal pendek dan panjang. Suku terbuka selalu mengawali kata, jadi batas kata terbaca sendiri tanpa spasi sekalipun.

  2. 02

    Yang sering dipakai, yang paling pendek

    Panjang kata mengikuti frekuensi, bukan urutan pendaftaran. bi = saya, satu unit. Kata langka baru mahal — dan itu memang adil.

  3. 03

    Sufiks yang gratis

    ini, itu, ada, punya, yang, dan menempel sebagai sufiks, jadi tidak menambah satu unit pun. bi → biel → bielit → bielitni = orang → orang-orang → orang-orang itu → (subjek).

  4. 04

    Kata baru dibentuk, bukan ditolak

    Kamus tidak akan pernah lengkap. Kalau bisa diturunkan, jadi gabungan: penulis = pelaku + menulis, nol slot kamus. Kalau tidak, akar baru dicetak dan disimpan.

Jelajahi bahasanya